Beyond Good and Evil
Filsafat Digital (PDF)

Beyond Good and Evil

oleh Friedrich Nietsche

ISBN -
Penerbit Independence
Tahun Terbit 2025
Bahasa Indonesia
Klasifikasi DDC -

Sinopsis

Diterbitkan pada tahun 1886, Beyond Good and Evil: Prelude to a Philosophy of the Future (Jenseits von Gut und Böse) merupakan salah satu karya filsafat paling penting dan radikal dari Friedrich Nietzsche. Dalam buku ini, Nietzsche melancarkan kritik tajam terhadap moralitas tradisional—khususnya moralitas Kristen—serta terhadap filsafat Barat sejak Plato hingga masanya.

Nietzsche berargumen bahwa konsep-konsep seperti “baik” dan “jahat” bukanlah kebenaran universal atau objektif, melainkan konstruksi budaya dan psikologis yang lahir dari kehendak untuk berkuasa (will to power). Ia membedakan antara moralitas tuan (master morality)—yang menilai sesuatu berdasarkan kekuatan, kebanggaan, dan kreativitas—dan moralitas budak (slave morality)—yang lahir dari rasa dendam, lemah, dan kepatuhan buta terhadap aturan (seperti dalam agama dan demokrasi modern).

Buku ini terdiri dari 296 aforisme yang terbagi dalam sembilan bab, mencakup topik-topik seperti:

Kritik terhadap filsafat dogmatis dan ilusi tentang “kebenaran objektif”,
Peran nalar, bahasa, dan metafisika dalam membentuk realitas,
Psikologi para filsuf,
Asal-usul prasangka moral,
Perempuan, cinta, dan pernikahan (dengan pandangan yang kontroversial),
Konsep Übermensch (Manusia Unggul) secara implisit — seseorang yang menciptakan nilai-nilainya sendiri di luar dualisme baik-buruk.
Nietzsche menyerukan munculnya filsuf masa depan—individu bebas yang berani menciptakan nilai baru, tidak terjebak dalam moralitas reaktif, dan mampu menanggung kebenaran bahwa “Tuhan telah mati.” Baginya, filsafat sejati bukan tentang mencari kebenaran mutlak, tetapi tentang menafsir ulang nilai-nilai demi kehidupan yang lebih penuh, kuat, dan autentik.